Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

pertemuan 10 : Cost Volume Profit Analysis

Gambar
Cost Volume Profit Analysis  adalah analisis hubungan antara biaya, volume produk terjual, dan laba ketika salah satu variable tersebut dimanipulasi untuk menghasilkan nilai variable yang diinginkan. Inti dari CVP Analysis ini adalah : 1. Cost , yang meliputi DM, DL, FOH 2. Volume, yang merupakan cost driver berupa jumlah produk yang terjual 3. Profit, dimana profit bisa diatur maupun dimanipulasi kedalam keadaan BEP, maupun Profit dinaikkan lebih dari 0. Seorang manajer dapat menentukan target laba yang diinginkan atau menghitung besaran biaya maksimum kinerja perusahaan dengan menggunakan CVP Analysis ini. Hasil dari analisis ini hanyalah estimasi, yang mengandung deviasi, sehingga hasilnya tidak tentu akurat. Akan tetapi, analisis ini tetap bisa digunakan oleh perusahaan, daripada perusahaan menentukan target penjualan dengan cara asal-asalan. Asumsi-asumsi atau kriteria yang harus dipenuhi untuk melakukan CVP Analysis: 1. Seluruh biaya baik Manufacturing Cos...

Pertemuan 9 Direct Costing, Cost Volume Profit analisis

Gambar
Direct costing = variable costing = marginal costing : cost yang dibebankan ke produk adalah variable manufacturing cost saja (DM, DL, var FOH), sedangkan fixed manufacturing cost (fixed FOH) menjadi period expenses. Apabila fixed FOH juga dibebankan ke produk: absorption costing/full costing/conventional costing Contribution margin  (Marginal income) = sales – variable cost (manufacturing + nonmanufacturing) Ilustrasi   Efek direct costing pada income statement Ilustrasi: QST Co. memproduksi satu macam produk dengan kapasitas normal 20.000 unit per triwulan.  Data:     Material variances, labor variances, dan FOH controllable variance: Variance dianggap tidak material dan ditutup ke COGS. WIP awal dan akhir nol. Standard cost digunakan untuk menghitung finished good. Standar cost tahun ini sama dengan tahun lalu. Finished good awal 4.000 unit.