Pertemuan 5 Standar Costing
Chapter 18
Cost Accounting 14th Edition by Carter
Standard Costing: Setting Standard and Analyzing Variances
dan
Chapter 7
Cost Accounting 16th Edition by Horngren
Flexible Budgets, Direct-Cost Variances, and Management Control
Cost Accounting 14th Edition by Carter
Standard Costing: Setting Standard and Analyzing Variances
dan
Chapter 7
Cost Accounting 16th Edition by Horngren
Flexible Budgets, Direct-Cost Variances, and Management Control
Standard cost adalah biaya yang sudah ditetapkan atas proses pembuatan satu unit produk atau dalam kuantitas tertentu pada periode tertentu. Standard cost terdiri dari standar fisik dan standar harga. Standar fisik yaitu standar kuantitas input per unit output. Sedangkan standar harga adalah standar biaya atau rate per unit output.
Kegunaan Standard Cost
Standar cost dapat digunakan pada process costing maupun job order costing. Standard cost dapat pula digunakan untuk:
1. Membuat budget;
2. Mengontrol cost dan mengukur efisiensi kegiatan operasional;
3. Simplifikasi prosedur penetapan biaya dan pembuatan laporan biaya;
4. Menetapkan biaya dari material, WIP, dan finished good;
5. Menetapkan harga penawaran dan harga jual.
Menentukan Standard Cost Variances
Variance adalah selisih antara budget dengan kondisi actual. Apabila actual cost melebihi standard cost maka variance dikatakan unfavorable (tidak menyenangkan). Sebaliknya apabila actual cost kurang dari standard cost maka variance dikatakan favorable (menyenangkan).Variance tersebut dapat digunakan untuk mengukur kinerja manajer sehingga dapat ditetapkan pemberian bonus ataupun sanksi (punishment).Guna mengukur performa manajer maka terhadap variance dapat dilakukan analisis lebih mendalamdengan membagi variance ke dalam dua jenis, yaitu price variance dan efficiency variance. Price variance yaitu ketika harga actual yang dibayarkan melebihi atau kurang dari standard. Efficiency variance adalah selisih kurang atau lebih dari actual quantity terhadap standard.Pengukuran price variance dan efficiency variance dapat dilakukan pada setiap elemen manufacturing cost, yaitu direct materials, direct labor, dan factory overhead.
Metode pengukuran price dan efficiency variance:
Kegunaan Standard Cost
Standar cost dapat digunakan pada process costing maupun job order costing. Standard cost dapat pula digunakan untuk:
1. Membuat budget;
2. Mengontrol cost dan mengukur efisiensi kegiatan operasional;
3. Simplifikasi prosedur penetapan biaya dan pembuatan laporan biaya;
4. Menetapkan biaya dari material, WIP, dan finished good;
5. Menetapkan harga penawaran dan harga jual.
Menentukan Standard Cost Variances
Variance adalah selisih antara budget dengan kondisi actual. Apabila actual cost melebihi standard cost maka variance dikatakan unfavorable (tidak menyenangkan). Sebaliknya apabila actual cost kurang dari standard cost maka variance dikatakan favorable (menyenangkan).Variance tersebut dapat digunakan untuk mengukur kinerja manajer sehingga dapat ditetapkan pemberian bonus ataupun sanksi (punishment).Guna mengukur performa manajer maka terhadap variance dapat dilakukan analisis lebih mendalamdengan membagi variance ke dalam dua jenis, yaitu price variance dan efficiency variance. Price variance yaitu ketika harga actual yang dibayarkan melebihi atau kurang dari standard. Efficiency variance adalah selisih kurang atau lebih dari actual quantity terhadap standard.Pengukuran price variance dan efficiency variance dapat dilakukan pada setiap elemen manufacturing cost, yaitu direct materials, direct labor, dan factory overhead.
Metode pengukuran price dan efficiency variance:
Standard dan Variance terkait Material dan Direct Labor
Variance pada material dapat diukur pada dua tahapan yaitu pada tahapan purchase dan usage (inventory).Variance pada direct labor terbagi dalam dua jenis yaitu labor rate variance dan labor efficiency variance.
Variance pada material dapat diukur pada dua tahapan yaitu pada tahapan purchase dan usage (inventory).Variance pada direct labor terbagi dalam dua jenis yaitu labor rate variance dan labor efficiency variance.
Wilton Manufacturing Corporation membeli 10.000 unit material dengan harga $7,44 per unit. Pada awal tahun, Wilton telah menetapkan harga material per unit sebesar $7,5
Chapter 19
Cost Accounting 14th Edition by Carter
Standard Costing: Incorporating Standards into the Accounting Records
Perhitungan berdasarkan bab sebelumnya, standard cost dan variance, harus dilakukan penjurnalan. Mari kita lihat exercise 19-4 sebagai contoh:
Cost Accounting 14th Edition by Carter
Standard Costing: Incorporating Standards into the Accounting Records
Perhitungan berdasarkan bab sebelumnya, standard cost dan variance, harus dilakukan penjurnalan. Mari kita lihat exercise 19-4 sebagai contoh:
Perusahaan Ekesville menetapkan standard cost bagi pembuatan satu unit Jellplug yaitu 2 quart Jellex pada harga $2 per quart dan ¼ jam direct labor pada harga $12 per jam. Pada bulan berjalan, 10.000 unit Jellplug diproduksi. Actual production membutuhkan 21.000 quart Jellex dengan harga $2,02 per quart dan 2.425 jam direct labor dengan rate rata-rata sebesar $12,20 per jam.
Diketahui:
Actual Output = 10.000 unit
Standard Quantity = 2 quart dan ¼ jam
Standard Rate = $2 per quart dan $12 per jam
Actual Quantity = 21.000 quart dan 2.425 jam
Actual Rate = $2,02 per quart dan $12,20 per jam
Diketahui:
Actual Output = 10.000 unit
Standard Quantity = 2 quart dan ¼ jam
Standard Rate = $2 per quart dan $12 per jam
Actual Quantity = 21.000 quart dan 2.425 jam
Actual Rate = $2,02 per quart dan $12,20 per jam
Dapat dilihat pada contoh soal di atas, pembebanan kepada work in process dicatat sebesar nominal flexible budget. Masing-masing variance dicatat pada jurnal tersendiri.
Komentar
Posting Komentar